Jakarta, 5 Agustus 2021 — Sudah lebih dari setahun pandemi ini mengusik hidup dan memaksakan kita untuk tetap di rumah saja. Seluruh kegiatan pun menjadi serba from home, mulai dari pembelajaran, pekerjaan, hingga acara-acara lainnya. Awalnya, hal ini menjadi sesuatu yang baru dan menyenangkan. Namun, makin banyak yang akhirnya mengeluh kelelahan dengan seluruh aktivitas yang dikerjakan dalam rumah. Terlebih lagi, banyak agenda yang terpaksa ditunda karena ketidakmungkinan untuk dilaksanakan secara luring dan berdampak pada keadaan stres yang meningkat. Oleh karena itu, untuk mencegah burnout yang dapat mengakibatkan produktivitas menurun, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya bersama dengan Social Connect mengadakan webinar berjudul "No Burnout, Stay Sane".
Acara ini dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2021 dengan pembicara Farra Anisa Rahmania selaku Medical Expert Social Connect. Dalam webinar ini, terdapat beberapa poin yang dijelaskan, mulai dari apa sebenarnya pengertian burnout, apa saja yang bisa memunculkan burnout, tanda-tanda atau ciri-ciri burnout, dan bagaimana cara mengatasi burnout. Farra juga berinteraksi dengan para peserta dan megajak mereka untuk berpikir dalam sesi "Mitos atau Fakta?"
"Pemateri menjelaskan topik dengan baik sehingga peserta bisa dengan mudah paham mengenai apa itu burnout," ujar salah satu pemenang terbaik HMTI Festival 2021. "Relate banget sama yang dialami remaja atau pelajar, jadi bermanfaat banget," ujar pemenang mini games TTS. Peserta lain juga mengungkapkan, "Kak Farra juga semangat banget jelasinnya, jadi terasa seru banget!"
Acara ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para mahasiswa untuk bisa mengatasi burnout agar performa dan produktivitas mereka tidak terganggu. Para peserta juga diharapkan dapat mengimplementasikan self-love dalam keseharian mereka untuk hidup yang lebih bahagia.
Penulis
Ditulis oleh Jevica Ozora sebagai Special Project Lead di Social Connect. Penulis berada di bawah supervisi tim Media & PR Special Project. Tulisan ini sudah di-review secara bahasa dan kesesuaian dengan konteks informasi oleh Zalsabila Firstami sebagai Editor Tata Bahasa di Social Connect. Apabila terdapat kesalahan pengejaan nama, tempat, dan lainnya silakan hubungi kami untuk direvisi.
Tentang Social Connect
Social Connect adalah salah satu komunitas kesehatan mental terbesar di Indonesia yang hadir untuk membangun akses terhadap informasi dan pengetahuan kesehatan mental kepada siapa pun! Mimpi kami sangat sederhana, yakni: menciptakan Indonesia yang inklusif, di mana orang-orang bisa bercerita dan berdiskusi tentang kesehatan mental tanpa takut akan stigma dan diskriminasi.
Berita ini adalah kegiatan Social Connect akultas Teknik Universitas Brawijaya pada tanggal 5 Agustus 2021. Kegiatan berupa webinar dan diselenggarakan melalui Zoom Meetings. Social Connect membuka kerja sama kolaborasi dengan seluruh instansi, lembaga, dan komunitas. Silakan kirimkan email proposal acara kamu ke halo@socialconnect.id untuk diskusi lebih lanjut tim kami akan menghubungi kamu dalam 3-4 hari kerja.