Mengenal Illness Anxiety Disorder

Hi, Socconians!

Tahukah kamu bahwa gangguan kecemasan terbagi menjadi beberapa jenis? Nah, salah satu dari jenis gangguan kecemasan adalah illness anxiety disorder, yaitu kondisi di mana seseorang memiliki kecemasan berlebihan terhadap dirinya yang seakan-akan mengidap penyakit serius. Illness anxiety disorder atau gangguan kecemasan penyakit sebelumnya disebut dengan hipokondriasis. Akan tetapi, kini hipokondriasis dipecah menjadi dua kondisi, yaitu illness anxiety disorder dan somatic symptom disorder.

Kedua kondisi ini memiliki gejala yang mirip dan terkadang sulit untuk dibedakan. Namun, pada illness anxiety disorder, fokus kekhawatiran adalah pada sensasi fisik yang tidak biasa pada tubuh. Ketika mengalami sensasi fisik yang tidak nyaman dan tidak biasa, seseorang dengan illness anxiety disorder akan langsung berpikir bahwa dirinya mengalami kondisi medis yang parah meskipun diagnosisnya belum terbukti.


Kondisi fisik dan mental tertentu ditandai dengan gejala yang meliputinya. Gejala yang muncul pada setiap orang mungkin dapat berbeda-beda dan bergantung dengan tingkat keparahannya. Berikut adalah beberapa tanda atau gejala illness anxiety disorder.

  1. Pertama, khawatir berlebihan akan tertular penyakit serius.

  2. Kedua, rasa khawatir terhadap riwayat penyakit keluarga yang dapat diturunkan secara genetik.

  3. Ketiga, memiliki kecemasan yang tinggi mengenai masalah kesehatan yang berkaitan dengan status kesehatannya. Sensasi atau gejala kecil dapat membuat mereka berpikir bahwa dirinya mengalami penyakit serius.

  4. Keempat, munculnya perilaku berlebihan yang terkait dengan kesehatan, misalnya sering memeriksa apakah terdapat tanda-tanda penyakit pada tubuhnya.

  5. Kelima, sering membuat janji dengan dokter untuk memeriksakan diri. Namun, di sisi lain sering juga menghindari janji dengan dokter karena takut melihat hasil diagnosis, padahal lebih sering menemukan diagnosis atau hasil tes yang negatif dan menandakan dirinya tidak mengidap penyakit parah.

  6. Keenam, cenderung menghindari orang, tempat, atau kegiatan yang dianggapnya membawa risiko kesehatan.

  7. Terakhir, ketujuh, sering membicarakan kondisi kesehatannya dan kemungkinan penyakit yang dideritanya.

Gejala illness anxiety disorder yang muncul pada setiap orang dapat berbeda-beda. Pada dasarnya, rasa khawatir terhadap penyakit juga merupakan hal wajar. Ketika kamu merasa khawatir terhadap penyakit parah, belum tentu kamu mengalami illness anxiety disorder. Perlu diketahui juga bahwa illness anxiety disorder seringkali muncul bersamaan dengan gangguan mental lainnya, seperti gangguan kecemasan, depresi, atau bahkan OCD. Sama seperti gangguan mental lainnya, dibutuhkan diagnosis ahli untuk memastikan kondisi ini. So, hindari self-diagnose ya, Socconians!


Tim Penulis

Mutia dan Sepriandi.

Tim Editor

Muhammad Azimi.


Review Medis

Mozes Touw, M.Psi., Psikolog


Sumber Tulisan

  1. American Psychiatric Association. 2013. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder Fifth Edition (DSM-5). Washington DC: American Psychiatric Association.

  2. Mobley, David dkk. 2019. When Imagination Becomes a Disease: Dealing With Hypochondriacal Patients in Clinical Practice. Ochsner Journal. Hlm 70-72.

Create by Social Connect with ♥️

  • Black Facebook Icon
  • Black LinkedIn Icon
  • Black Instagram Icon