3 Gangguan Berbahaya Akibat Eating Disorder

Updated: Apr 14, 2019

Hi, Socconians!

Setelah menyimak apa itu eating disorder dan ciri-cirinya pada artikel sebelumnya, tentu kamu sudah bisa dong membedakan atau setidaknya tahu sedikit tentang mana orang yang mengalami eating disorder dan mana yang tidak. Namun, Socconians yang belum sempat membaca artikel sebelumnya, bisa langsung menuju link ini: Mengenal Eating Disorder dan Ciri-cirinya.



Seperti yang kita ketahui, eating disorder disebabkan oleh berbagai macam faktor, mulai dari gaya hidup, diet, dan lainnya. Seperti yang kita ketahui pula, eating disorder merupakan kelainan pada pola makan yang lebih kompleks dari pada sebuah kelainan biasa karena dapat mengancam keadaan fisik, emosi, bahkan kesehatan jiwa seseorang. Wah, cukup berbahaya, ya, Socconians. Jadi, jangan pernah remehkan jika teman, sahabat, anggota keluarga, bahkan diri kamu sendiri apabila mengalami eating disorder. Jika kamu merasa mulai mengalaminya, sebaiknya segera tangani dengan cara konsultasi ke dokter atau tenaga medis yang memahaminya.


Memang, gaya hidup merupakan salah satu penyebab munculnya eating disorder. Namun, Mental Health America (MHA) dengan tegas menyatakan bahwa itu bukanlah sebuah tren dan gaya hidup melainkan sebuah jenis penyakit yang disebabkan oleh faktor bio-psiko-sosial. Biopsikososial adalah sesuatu yang kompleks terkait dengan biologi, psikologi, dan sosial. Lalu, apa saja gangguan yang diakibatkan oleh eating disorder? Di bawah ini, akan kita bahas 3 gangguan fisik yang berbahaya bagi tubuh yang disebabkan oleh eating disorder dan berdampak untuk jangka panjang.


Gangguan pada Sistem Kardiovaskular

Sistem Kardiovaskular adalah sistem peredaran darah pada manusia. Konsumsi kalori yang rendah karena eating disorder mengakibatkan tubuh memecahkan otot yang ada di tubuh termasuk otot pada jantung, untuk menjadi bahan bakar sehingga dapat mengurangi efektivitas kerja jantung. Seiring dengan hal tersebut, nadi dan tekanan darah karena jantung mengalami kekurangan bahan bakar untuk memompa darah sehingga meningkatkan risiko gagal jantung. Kebanyakan kasus gagal jantung berujung fatal. Mengerikan, ya, Socconians. Jadi, jangan lupa untuk selalu memperhatikan pola makan kamu, ya!


Gangguan pada Sistem Saraf

Memang, pola makan sedikit/berlebihan mengakibatkan kalori yang tidak terkontrol oleh tubuh. Namun, yang lebih sering menyebabkan eating disorder adalah pola makan sedikit dan tidak teratur. Hal ini yang akan menyebabkan susahnya berkonsentrasi karena otak tidak mendapatkan asupan energi yang cukup sehingga dapat mengurangi fungsi kerja otak yang dapat ditandai dengan sulit berkonsentrasi. Lebih lanjutnya, hal tersebut dapat mengakibatkan kesemutan, mati rasa, pusing saat berdiri, bahkan pingsan karena kecilnya dorongan darah ke otak. Apakah Socconians pernah merasakan salah satu gangguan ini? Tentu, ini dampak yang mengerikan, ya, Socconians.


Gangguan Pada Kelenjar Endokrin

Apakah Socconians tahu tentang kelenjar endokrin? Kelenjar endokrin adalah kelenjar penghasil hormon yang dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh. Tubuh memproduksi hormon melalui lemak dan kolesterol yang kita makan. Asupan yang tidak seimbang dan tidak cukup akan membahayakan kadar hormon di dalam tubuh. Hormon-hormon tersebut di antaranya ialah hormon seksual, tiroid, bahkan insulin yang dapat mengakibatkan diabetes tipe 2.

Nah, sekali lagi, eating disorder bukanlah masalah kelainan makan saja, ya, Socconians, tapi memang jauh lebih kompleks dari itu dan dapat mengakibatkan bahaya pada sistem di tubuh kita. Jangan lupa selalu menjaga pola hidup sehat supaya nanti tidak berdampak kepada kesehatan fisik atau bahkan mental kamu, ya!


Ditulis oleh Andy diedit oleh Zimi, dan di-review oleh Emha Nelwan Lawani D. L., S.Psi dan dr. Belinda Julivia Murtani, MRes.


Sumber Tulisan:

  1. Alessia, Tamara. 2018. “Kelenjar”. Diakses dari website Hello Sehat pada tanggal 19 Januari 2019

  2. Kaye, Walter. 2019. “Common Health Consequences of Eating Disorders”. Diakses dari website NEDA Feeding Hope pada tanggal 19 Januari 2019.

  3. Tim Penulis Mental Health America. 2019. “Eating Disorders”. Diakses dari website Mental Health America pada tanggal 19 Januari 2019.

132 views1 comment

Create by Social Connect with ♥️

  • Black Facebook Icon
  • Black LinkedIn Icon
  • Black Instagram Icon